Timbunan Sampah Bau Busuk Pasar Glugur Terkesan Pembiaran.

  • Whatsapp

terlihat fhoto: tumpakan sampah di Pasar Glugur Kota Rantau Prapat Labuhanbatu

Cakra86.com, Labuhanbatu – Tumpakan sampah di Pasar Glugur Kabupaten Labuhanbatu, diduga sengaja dibiarkan oleh oknum Pejabat Lingkungan Hidup dan Pj Bupati Kabupaten Labuhanbatu. Sehingga, tumpakan sampah setinggi lebih kurang dua meter dilokasi Pasar Glugur yang terbesar di kota Rantau Prapat, tempat bagi masyarakat untuk berbelanja Kebutuhan pokok baik dibidang Primer Maupun Sekunder setiap harinya, Sabtu (10/7/2021).

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu Nasrullah kepada awak media Cyber Portibi DNP, kemaren dikantornya mengatakan,bahwa terkait masalah tumpukan sampah di Pasat Glugur tersebut, kendalanya adalah Dinas Lingkungan Hidup tidak mempunyai alat berat Exsafator (Beko).

“Kita di Dinas LH, sudah melaporkan hal sampah itu ke atasan dan ke DPRD. Kendalanya adalah bahwa sampai saat ini kita di LH tidak memiliki alat berat seperti Exsafator tersebut untuk mengangkut tumpakan sampah itu ke motor truk angkutan sampah”, ungkapnya.

Dijelaskan Nasrulllah lagi, bahwa Dinas LH dengan terpaksa melakukan sewa alat berat Exsafator ke pihak swasta yang memiliki Exsafator. Ditanya, apakah Pemkab Labuhanbatu tidak memiliki alat berat seperti di Whorkshop Pemkab Labuhanbatu.

“Tidak ada katanya alat berat Exsafator kita. Kalau ada punya Pemkab Labuhanbatu, manalah mungkin kita Dinas LH menyewa alat berat kepihak swasta mencapai harga sewa Exsafator dua juta lima ratus ribu rupiah. Lain lagi minyak” keluh Kadis LH Nasrullah.

Dan, lanuut Nasrullah, bahwa terkait tentang alat berat Exsafator tersebut,.Dinas LH Labuhanbatu sudah ajukan permohonan ke Pj Bupati Labuhanbatu dan juga ke dewan perwakilan rakyat daerah ( DPRD ) Kabupaten Labuhanbatu.

“Sudah kita layangkan permohonan,agar kita di Dinas LH Kabupaten Labuhanbatu ada memiliki alat berat Exsafator gunanya untuk mengkorek tumpukan sampah seperti yang ada di Pasar Glugur maupun sampah yang ada di tempat pembuangan sampah( TPA ) daerah Perlayuan. Namun, permohonan tersebut hasilnya belum kita ketahui kepastiannya”,jelas Nasrullah.

Tapi Alangkah malunya kita melihat Pasar Glugur tersebut. Dikarenakan Tumpukan Sampah yang membuat pengunjung atau pembeli tidak nyaman disebabkan bau busuk.

Hal itu diungkapkan bung Ojak Hutagalung ketika ia hendak berbelanja Ayam, Sabtu 10/7/2021 pukul 11:15 wib mengatakan kepada awak media, bahwa merasa malu kita masyarakat Rantau Prapat ini melihat Pasar Glugur seperti ini.

“Dimana tanggung jawab Instansi terrkait”?. Pungkas bung Ojak agak kesal. (Mt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *