Terjadi Lagi Wartawan Dihina, Labuhanbatu raya.

  • Whatsapp

Cakra86.com, Labuhanbatu Raya – Tidak ada habisnya kekerasan, ancaman, makian, bahkan pemukulan kerap terjadi kepada Wartawan di Republik Indonesia. Dengan berbagai alasan kurang senang kehadiran wartawan. Kini terjadi didaerah Kabupaten Labuhanbatu Utara ( Labura ) provinsi Sumatera Utara.

Korban MJ Sitorus 40 tahun warga Desa Londut Aek Kanopan Kabupaten Labura, yang berprofesi sebagai Wartawan di liputan Inte News.com dan bertugas didaerah Kabupaten Labura. baru baru ini dicaci maki serta dihina oleh salah seorang warga bernama Lilik alias Debol 50 tahun, yang diduga adalah Preman disalah satu warung daerah Simpang Tapian Desa Pulo Dogom Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labura.

“Ia, saya dicaci maki dan dihina oleh Lilik alias Debol diwarung Simpang Tapian Desa Pulo Dogom. Mungkin, Lilik tersebut, kurang senang dengan kehadiran saya diwarung itu”, kata MJ Sitorus kepada awak media Cakra86.com, Jumat (9/4/2021).

Menurut Muhammad J Sitorus yang berprofesi sebagai Jurnalis media online Inte News.com, mungkin ada alasan kurang terima kehadiran awak media diwarung tersebut, dikarenakan dilokasi tersebut ada permainan diduga Judi Dadu Kopiok.

“Kita tidak tahu, apa ada dendam. Lilik itu langsung maki maki dengan kata kotor kepada saya, persis diwarung tersebut membuat diri saya malu dilihat orang banyak. Dan perihal penghinaan yang dilontarkan Lilik kepada saya, sudah saya laporkan kepada Polisi yaitu ke Polsek Kualuh Hulu Aek Kanopan Labura, dengan bukti surat laporan STPL /130/Yan.2.5/III/ SPKT “A”, pada hari Kamis 25 Maret 2021, dan yang menerima laporan itu si Polsek adalah Aiptu G Siregar sebagai Ka SPK “A”, jelas MJ Sitorus.

Diterangkan MJ Sitorus, bahwa saksi saksi tentang kejadian penghinaan diwarung Simpang Tapian Desa Pulo Dogom tersebut telah dipanggil dan sudah diminta keterangan saksi oleh penyidik pembantu Polsek Kualuh Hulu Aek Kanopan yaitu Brigpol R Simatupang pada Rabu 31Maret 2021.

Saksi pertama yang telah diperiksa adalah Sujono warga Desa Tapian Pulo Dogom. Dan, ditambah saksi tambahan ada empat (4) orang yaitu, Mamak Raya Siahan pemilik warung, Rusti Siahan, Sukir dan Sentot masing masing warga Desa Pulo Dogom.

“Mereka semuanya telah diperiksa oleh Polsek Kualuh Hulu. Namun, sampai saat ini, Kapolsek Kualuh Hulu Aek Kanopan Kabupaten Labura AKP Sahrial Sirait, SH.MH melalui Kanitreskrim Ekosanjaya, SH, menyebutkan masih dalam pengembangan. Menunggu SP2HP yaitu surat pengembangan hukum perkara dan nanti akan sampaikan pemberitahuannya. Namun, sampai saat ini belum jelas ada tindakan dari Kapolsek Kualuh Hulu untuk menangkap Lilik alias Debol tersebut”, sebut MJ Sitorus seraya kesal.

Terpisah, Ketua FPII (Forum Pers Independen Indonesia) Kabupaten Labuhanbatu Raya Martihe Rajagukguk bersama wartawan yang tergabung di Wadah FPII labuhan batu Raya, berharap kepada Kapolres labuhan batu AKBP Deni Kurniawan SH SIK, agar segera menangkap pelaku penghinaan terhadap Wartawan di Kabupaten Labura.

LSM LPPAS-RI Kabupaten Labuhanbatu Utara meminta agar pihak Kepolisian menuntaskan kasus penghinaan terhadap salah seorang wartawan, dan meminta tegakkan supermasi hukum.

“Kita berharap kepada pihak Polsek Kualuh Hulu kasus ini menjadi prioritas, segera ditangkap pelaku dan di proses secara hukum,” tegas Sekretaris LSM LPPAS RI Kabupaten Labura Indra Lubis, Jumat (9/4/2021).

(Mortan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *