Selisih Paham Soal Gadai HP, Anggota Polri Dibacok

  • Whatsapp

Cakra86.com, Binjai – Selisih paham hanya soal gadai Hend Lone (HP-red), inisial RS (31) warga Jalan Letjen Umar Baki, Lingkungan VIII, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat nekat membacok lengan tangan dan punggung anggota Polri yang bertugas di Polres Binjai.

Bripka Ade terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit untuk pertolongan tehadap luka serius pada bagian lengan tangan dan punggung akibat sabetan kelewang RS yang dilakukan tersangka
Keterangan yang diperoleh Cakra86.com di Kepolisian menyebutkan kalau kejadian tersebut pada Senin (19/4/2021) kemarin sempat terkadi cek-cok soal gadai Hend Pone yang mengakibatkan selisih paham antara istri korban dengan pelaku RS.

Melihat adanya keributan, lalu Bripka Ade berupaya melerai dan mengusir pelaku RS dari rumah nya.
Tak menerima perlakuan kalau RS diusir, lalu pelaku pulang kerumah dan kembali lagi kerumah Bripka Ade dengan membawa kelewang.
Dengan amarah pelaku RS kembali menemui Bripka Ade dan langsung melakukan pembacokan hingga mengenai lengan tangan dan punggun, akibat bacokan, Bripka Ade bersimbah darah akibat luka bacok yang dialaminya.

Adanya kejadian tersebut, masyarakat sekitar langsung berkumpul melihat kejadian, dan Bripka Ade langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Melihat korban bersimbah darah, pelaku RS pun langsung melarikan diri sambil membawa kelewangnya.

Pihak Jatanras Polsek Binjai Barat yang menerima informasi tersebut langsung turun ke tempt kejadian perkara (TKP) dan dari hasil olah TKP, Polisi pun langsung mengejar pelaku untuk segera ditangkap.

Tak lama kemudian, Polisi berhasil menagkap pelaku RS yang bersembunyi di rumah kediaman nya dengan mengamankan barang bukti kelewang, dan kini pelaku ditahan bersama barang buktinya.

Kasubag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan ,”memang benar ada seorang berinisia RS melakukan pembacokan kepada anggota Polri yang bertugas di Mapolres Binjai,” terang AKP Siswanto.

“Dari hasil pemeriksaan dan penyidik mendapat keterangan dari pelaku, Kalau RS sebelumnya mengadaikan 1 unit Hend Pone kepada istri korban, namun kesepakatan untuk menemus Hend pone tersebut tidak cocok hingga membuat pelaku marah yang akirna terjadi keributan.
Mendengar adanya keributan, Bripka Ade pun melerai pertengkaran antara pelaku dengan istrinya, lalu Bripka Ade mengusir RS dari rumah nya.

Tak menerima RS di usir, lalu pelakupun pulang kerumah mengambil kelewang dan kembali mendatangi Bripka Ade, dan pelaku langsung membacok korban hingga mengenai bagian lengan tangan dan punggung,” Katanya.

Sedangkan pelaku RS bersama barang bukti kelewang sudah diamankan, dan korban Bripka Ade masih dirawat di rumah sakit secara intensif mengingat luka serius dibahagian lengan tangan dan punggung,” terang AKP Siswanto Ginting. (Dendi Pranata).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *