Luffman Illegal Wewenang Bea Cukai KotamadyaTanjung Balai.

  • Whatsapp

Labuhanbatu Raya, Cakra86.com – Miris, maraknya peredaran penjualan rokok merk LUFFMAN tanpa memakai bandrol bea cukai, yang masuk didaerah Kabupaten Labuhanbatu Raya, tentunya berdampak sangat merugikan Pemerintah dari segi pendapatan asli Negara mau Pemerintah daerah didalam (APBN – APBD).

Kepala dinas perindustrian dan perdagangan Kabupaten Labuhanbatu Khairuddin Nasution, menanggapi hal tersebut menjelaskan, bahwasanya, pihak Pemkab Labuhanbatu tidak ada wewenangan didalam penangan maupun penyidikan terkait beredarnya tokok merk LUFFMAN tampa bandrol bea cukai tersebut.

“Pemkab Labuhanbatu melalui Dinas Perindag, tidak ada wewenang melarang orang untuk menjual belikan rokok LUFFMAN tersebut”, terang Khairuddin Nasution, kepada awak media dikantornya, Selasa (6/4/2021).

Dijelaskan Kadis Perindag Labuhanbatu Khairuddin, bahwasanya terkait peredaran penjualan rokok merk LUFFMAN Illegal yang masuk ke daerah Kabupaten Labuhanbatu, pihak Dinas Perindag hanya sebatas melakukan himbauan agar masyarakat jangan membeli ataupun mengisap rokok merk LUFFMAN tersebut.

“Ya, tau itu rokok Illegal, tidak usah kita beli ataupun kita isap. Disperindag kabupaten labuhan batu hanya sebatas himbauan dan kalau dilakukan sosialisasi tidak ada anggaran kita di Pemkab Labuhanbatu untuk itu”, ungkap Khairuddin.

Khairuddin mempertegas, terkait tentang wewenang serta tindakan terhadap beredarnya penjual belikan rokok merk LUFFMAN Illegal didaeah Kabupaten Labuhanbatu, hal tersebut tanggungjawan dan wewenang aparat petugas Bea Cukai Kotamadya Tanjung Balai. Tidak tanggungjawab Pemkab Labuhanbatu.

“Yang berwewenang untuk bertindak melakukan razia rokok merk LUFFMAN tersebut adalah pihak pejabat Bea Cukai Tanjung Balai. Pemkab Labuhanbatu tidak mempunyai wewenang”, katanya kepada awak media Cakra 86.

Ironisnya, walaupun rokok LUFFMAN yang terbilang Illegal ini, masuk ke daerah Kabupaten Labuhanbatu kota Rantauprapat provinsi Sumatera Utara. Namun, rokok LUFFMAN tanpa bea cukai (Illegal) tersebut, tidak tersentuh oleh petugas sebagai aparat dan pejabat berwewenang sesuai undang undang serta hukum yang berlaku. ( Doni Rd )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *