Awasi Penerapan Protokol Kesehatan, Wali Kota Medan Tinjau Kesawan City Walk.

  • Whatsapp

Medan. Cakra86.com -Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM melakukan peninjauan ke Kesawan City Walk, Sabtu (24/4) malam. Wali Kota Medan berkeliling di kawasan itu, pelaporan kesehatan di kawasan tersebut.

Wali Kota Medan mengingatkan pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan. Dengan cara bersahabat namun tegas, Wali Kota Medan memberi teguran kepada pengunjung yang tidak memakai masker dengan benar dan menjaga jarak.

Selain pengunjung, Wali Kota Medan juga menekankan kepada para pedagang agar menjaga jarak antarstand. Pengaturan jarak antarstand dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan. Wali Kota Medan juga mengingatkan pedagang agar mematuhi jam operasional yang telah ditetapkan.

Saat waktu pukul menunjukkan pukul 22.30 WIB, Wali Kota Medan bersama Wakil Ketua Tim Monitoring Satgas Covid-19 Sumut, Kolonel. Inf Azhar, mengimbau langsung para pengunjung agar meninggalkan kawasan Kesawan City Walk. Kepada para pedagang, dia juga mengimbau agar menutup pesanan dan membereskan barang dagangannya. Sebab, batas operasional pada akhir pekan pukul 23.00 WIB, sedangkan pada Senin-Jumat pukul 22.00 WIB.

Mendengar imbauan itu, berangsur-angsur meninggalkan lokasi. Para pedagang pun menutup pesanan dan membereskan dagangannya.

Setelah memberikan imbauan, Wali Kota Medan tidak langsung meninggalkan lokasi. Wali Kota Medan tetap berada di sana untuk memastikan tak ada lagi pedagang yang melayani pembeli seraya mengingatkan pengunjung yang masih berada di sana menghabiskan pesanannya dan segera pulang.

Tidak hanya terhadap pedagang dan pengunjung, Wali Kota Medan juga ingin memastikan petugas OPD-OPD yang terkait di lingkungan Pemko Medan secara aktif melakukan pengawasan kesehatan protokol.

Wali Kota Medan, ekonomi dan kesehatan harus berjalan beriringan. Karena itu, protokol kesehatan juga harus diterapkan di Kesawan City Walk yang kini telah menjadi salah satu sentra pengembangan UMKM.

Turut mendampingi Wali Kota Medan dalam peninjauan Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota (PKP2RK), Benny Iskandar, ST, MT, Kadis Pariwisata Medan, Drs. H. Agus Suriyono, Kadis Perhubungan, Iswar Lubis, S.SIT., MT, Kadis Kominfo Medan, Zain Noval, S.STP., MAP, dan Kasatpol PP, M. Sofyan.

Malam itu pengunjung kawasan cagar budaya tersebut relatif ramai. Namun, sejak petang, petugas Dinas Pariwisata, Satpol PP, maupun Dinas Kominfo Medan, telah berada di sana untuk mengingatkan pengunjung atau pedagang abai pada protokol kesehatan. Sementara itu, petugas Dinas Perhubungan berjaga di lokasi parkir dan lalu lintas di sekitar kawasan heritage agar tidak terjadi kemacetan.

Di setiap pintu masuk, petugas pengawasan suhu tubuh setiap pengunjung dengan menggunakan thermogun. Di samping itu, pengunjung diwajibkan meminta tangan di fasilitas yang telah disediakan oleh Pemko Medan. Sementara itu, di dalam kawasan Kesawan City Walk para petugas yang lain melakukan patroli untuk menjaga agar protokol kesehatan berjalan dengan baik.

Angin Segar
Diluncurkannya Kesawan City Walk ini menjadi angin segar bagi para pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Pembukaan kawasan heritage untuk angkringan kuliner ini sedikit banyak mulai menggerakkan roda usaha para pelaku UMKM yang selama ini berjalan tersendat-sendat. Hal inilah yang dirasakan Reza, salah seorang pedagang yang membuka kawasan Kawasan Kesawan City Walk itu.

“Sebelumnya, pandemi telah menjadikan kami para pelaku UMKM terpuruk, namun Kesawan City Walk ini mendongkrak kembali usaha kami, semangat kami untuk bangkit dan ada sesuatu yang baru,” ucap Reza yang berjualan kopi dengan berbagai varian rasa ini.

Menurutnya, konsep outdoor dan angkringan yang diterapkan di Kesawan City Walk ini sangat cocok dengan anak-anak muda yang menjalankan UMKM. Karena itu dia berharap, agar program ini terus berjalan menjadi wisata warisan sekaligus sebagai tempat pengembangan UMKM seperti mereka.

Menyinggung soal protokol kesehatan, Reza mengakui, dia dan para pekerjanya selalu menerapkan 3M, mengenakan masker, juga menjaga jarak.

“Kami juga mengingatkan konsumen kami untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” katanya seraya menambahkan, jarak antarstand pedagang juga diatur sedemikian rupa agar tidak tercipta keripta.

Pengunjung
Malam itu, seperti juga banyak anak-anak secara berkelompok bercengkerama di sana sembari menikmati berbagai kuliner. Kesawan City Walk keramahan telah menjadi salah satu alternatif tempat menikmati kuliner sekaligus meresapi atmosfer warisan di Medan. Konsep angkringan yang diterapkan di kawasan ini juga masukan para remaja ibu kota Sumatera Utara ini.

Salah seorang pemuda yang mengaku senang dengan suasana Kesawan City Walk adalah Muhammad Fahri. Dia yang tinggal di Jalan Sempurna, Gang Baru ini, mengaku, malam itu merupakan yang pertama kali dia berkunjung ke Kesawan City Walk.

“Saya baru pertama kali berkunjung ke sini bersama kawan-kawan. Kesannya ya senang. Ramai orang dan banyak makanan bisa dinikmati, ”ucapnya.

Menyinggung soal protokol kesehatan, Fahri mengaku telah menerapkannya. Dia mengatakan, sewaktu masuk ke lokasi Kesawan City Walk, suhu tubuhnya dan kawan-kawannya juga tanggung jawab oleh petugas. Selain itu, mereka juga mengomentari tangan dan memakai masker.

“Tadi saya lihat, para petugas juga menyuruh pengunjung lain untuk memakai masker dan jaga jarak. Ya ketatlah penjagaan protokol kesehatannya, ”akunya. (My.Tanjung)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *